Sinetron Indonesia
Sinetron Indonesia
Home | Profile | Register | Active Topics | Active Polls | Members | Private Messages | Search | FAQ
Username:
Password:
Save Password
Forgot your Password?




 All Forums
 Bicara Sinetron, Drama dan Film
 Bicara Sinetron dan Film Indonesia
 Cinta Fitri Season 3
 New Topic  Reply to Topic
 Printer Friendly
Previous Page
Author Previous Topic Topic Next Topic
Page: of 5

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 24 Dec 2008 :  12:12:25  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 39

Bram beralasan perutnya sakit. Smua heran. Bram mnyarankan klo mreka pergi k rumah satpam itu bsok pagi saja, krn bram juga ingin ikut. Smua setuju. Bram dan misca sama2 panik. Misca mnyarankan agar bram mmbayar sseorang untuk pura2 jd satpam. Saat bram mo luar rumah, oma memergokinya. Bram bralasan ingin pergi ke dokter. Maya brtanya2 kmana bram pergi. Oma bilang bram pergi k dokter. Maya curiga kalau2 bram hanya mncari alasan untuk bsok.
Bram brhasil mndapatkan orang yang mau dibayar untuk mnjadi satpam.
Saat pulang, maya mnunggu bram. Bram bilang klo dia k dokter. Maya curiga krn bram g mmbawa obat. Tp bram brdalih klo dia minta disuntik, jd g mminta obat dr dokter.
Bram brsemangat mngajak kluarga k dokter. Misca minta ijin utk g ikut krn perutnya g enak. Oma langsung nyeplos klo dr dulu emng perut misca sudah brmasalah. Kluarga hutama msh mngunggu kdatangan FF. g lama farel mnelfon, mmberitahu klo FF g bs ikut krn fitri sedang g enak badan. Lia mngingatkan farel untuk slalu mnjaga fitri.
Aldo malas kerja krn farel sibuk mngurus retro. Aldo mngira farel akan mmbantu retro. Moza mminta aldo untuk mngerti posisi farel. Aldo mngira farel msh kerja dialmoz, krn farel ingin memata2i fitri. Moza mminta aldo untuk g brprasangka buruk sm farel. Sikap moza yang trus mmbela FF mmbuat aldo marah.
Hutama, lia, oma, maya dan bram mngunjungi rumah satpam bayaran bram untuk mngucapkan trima kasih. Sandiwara yang dilakukan satpam palsu itu brhasil mengelabui hutama cs hingga mreka sama skali g curiga sm bram.
Aldo kmbali memata2i hadi. Aldo melihat Kayla dan abel masuk k kantor hadi. Abel ingin mmbeli makanan, Kayla masuk duluan. Saat abel ingin mnyebrang jalan tiba2 ada kendaraan yang melintas. Beruntung aldo mnyelamatkan abel shingga dia hanya luka kecil. Hadi Kayla kaget melihat aldo brsama abel yang trluka. Abel mnjelaskan smuanya. Aldo bilang, dia udh mnyelamatkan abel, maka aldo mngancam agar hadi g macam2 sm almoz. Aldo lalu pergi. Hadi brkata klo dia sama skali g trlibat dlm masalah almoz. Hadi mminta Kayla untuk percaya.
Di balik pintu, misca mnguping pmbicaraan oma yang sedang mmberitahu fitri ttng satpam itu. Fitri brsyukur krn mngira bram udh g jahat lagi, wlopun dlm hati dia ms http blom prcaya. Fitri brcerita pd farel ttng smua ini dan juga kecemasannya yang msh juga g percaya. Farel mminta fitri untuk g curiga lagi sm bram.
Bram mngajak maya untuk makan malam di luar. Kluarga hutama trlihat bahagia mlihat smua anak cucu rukun. Saat makan malam maya brcerita betapa dia sedih saat khilangan bram. Tp maya bilang smua ini adalah bagian dr masa lalu. Maya juga brharap agar mreka lbh dewasa lagi. Bram minta maaf sm maya.
Saat brjalan pulang, bram dikeroyok preman yang sedang melintas. Maya mngajak bram k RS, tp bram menolak.
Paginya, smua kluarga kaget melihat kondisi bram yang babak belur. Maya mnceritakan smuanya.
Di almoz, fitri kewalahan mnghandle pkerjaan farel. Aldo mnawarkan bantuan. Aldo msh mncurigai FF jd mngambil alih pekerjaan agar fitri g mmbocorkan nya k farel. Fitri juga brtanya pd aldo kapan moza mulai aktif. Aldo bilang, secepatnya. Skaligus aldo brfikir klo ada moza, maka fitri g perlu bkerja lagi di almoz.
Farel menelfon fitri, brtanya apa smua pekerjaannya bs dihandle, juga tak lupa mngingatkan fitri untuk makan. Misca yang menguping pmbicaraan FF mrasa g senang. Farel mnceritakan klo ada yang g beres dngn keuangan retro selama ditinggalkan hutama. Fitri mnyarankan farel mengecek smuanya. Sbelum mnutup telfon FF saling brbalas cium jauh.
Misca tiba2 datang k almoz untuk mnemui fitri, misca mngajak fitri makan siang dan mmbeli prlngkapan bayi. Awalnya fitri mnolak, tp akhirnya setuju untuk pergi. Fitri dan misca pergi dngn mnggunakan bajay krn kesulitan mncari taxi. Ini salah satu rencana misca, krn goncangan dr bajay mngkin bs mmbuat fitri keguguran. Saat bajay melewati polisi tidur goncangannya smakin kuat, fitri yang g brpegangan, tiba2 mukanya trbentur bagian depan bajay shingga mengeluarkan darah di bagian bibir. Misca yang duduk disampingnya sangat kaget.

Bersambung….
Go to Top of Page

Google AdSense

USA
Mountain View


nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 24 Dec 2008 :  12:17:50  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 40

Saat di toilet mall, fitri mmbersihkan luka nya yang g kunjung berhenti mengalir darah. Fitri bilang k misca klo dia pengen pulang. Awalnya misca mncegah, tp akhirnya stuju untuk mmbiarkan fitri pulang. Saat itu misca cukup puas telah mmbuat fitri trluka. Tp misca langsung kena batunya, saat brjalan tiba2 seseorang mnabraknya hingga dia trjedot tembok.
Dalam prjalanan, fitri brfikir keras, apa misca sengaja mmbuat dia celaka, atau emng ini ssuatu yang g disgaja. Fitri mmeilih untuk g brprasangka buruk.
Farel mnunggu fitri di almoz ken ingin mnunjukkan kejanggalan lap keuangan retro. Saat fitri datang, farel trkejut krn bibir fitri merah2. fitri bilang itu karena dia makan saus, tp farel yakin itu karena darah. Farel minta fitri g bohong, fitri akhirnya mnceritakan smuanya. Farel awalnya marah besar, tp akhirnya melunak krn g tega mlihat fitri. Farel mngancam fitri untuk g pnh lagi mnerimalagi ajakan misca, krn mnrt farel misca brbahaya. Farel yang sangat khawatir dngn kondisi fitri buru2 mngajaknya pulang. Aldo yang mlihat kpergian FF yang trgesa2 mmbawa file, mmbuat dia brfikir macam2 ttng FF.
Saat farel brpapasan dngn misca dikantor, farel langsung mnegor misca. Farel bilang dia g suka misca deket2 fitri. Misca mmbela diri, tp ttp g ngaruh buat farel. Misca kesal krn farel mnyalahkannya.
Kkesalan misca trbaca oleh maya. Maya brtanya, misca mnceritakan smuanya. Maya khawatir dngn kondisi fitri dan mminta misca mmahami prasaan farel yang sangat mncemaskan fitri. Misca makin kesal krn maya g mmbela dia.
Misca mmberitahu smuanya yang mmbuat dia kesal kpda bram. Mulai saat itu mreka bagi tugas. Bram myakinkan maya, dan misca mmbuat fitri keguguran.
Saat maya brada di ruangan farel, farel brcerita ttng kcurigaan farel trhadap lap keu retro. Maya mminta farel mnyelidiki. Saat itu maya juga mminta farel untuk g mnyalahkan misca atas musibah yang menimpa fitri. Farel nampak g perduli. Maya mnyarankan farel untuk pulang melihat kadaan fitri. Farel langsung buru2 pulang.
Dirumah, fitri mnompres luka nya dngn es batu agar darah nya segera mmbeku. Farel yang mlihat fitri ksakitan mngajaknya k dokter.
Di rumah hutama saat makan, Maya memberi kabar klo Fitri ngalamin sedikit kecelakaan karena naik bajaj brg Misca. Spontan, semua panik dan pengen tahu kabar Fitri. Mischa yang baru pulang, langsung kena semprot oma. Lia berusah netralisir keadaan.
Di rumah, Aldo teru ngerasa curiga sama Hadi. Belum lagi kecurigaannya sama 2F yang dia rasa makin ga fokus di Almoz.
Di kamar, Farrel becandain Fitri yang sekarang harus pake behel karena rahangnya tergesar akibat "tragedi bajaj". Fitri malu dan ga mau lepas masker di mulutnya. "Ayo dong dibuka...ga usah malu Fit. ABG2 sekarang juga pake behel lo..." Fitri ttp geleng kepala. "Ayo doong istriku yang cantik..." Akhirnya, Fitri mau ngelepasnya, setelah sebelumnya ngancem Farrel buat gak ngetawain dia. Farrel minta Fitri buat senyum. Saat Fitri senyum, Farrel ketawa keras. Fitri jadi malu dan ga pede. Mereka lanjut becanda. Ga lama, Oma-Lia nelepon bt nanya keadaan Fitri. Farrel bilang Fitri udah baikan, tapi harus pake behel karena alasan rahang yang tergeser. Oma-Lia mau ngomong ke Fitri, "sayang, kamu mo ngomong ga?" Fitri geleng2...Farrel pun nyampein keengganan Fitri, dan bilang ga usah khawatir karena Fitri baik2 aja.
Norman berpura-pura jadi dukun buat ngerjain wan Ali. Dia pinjem properti perdukunan, dan ngumpet di balik kain hitam. Wan Ali ga sadar...dia nurutin semua permintaan "dukun" itu, termasuk bayar 2juta...tapi kurang 200 ribu. Norman seneng.
Oma ngerjain Mischa dengan naro buah2an yang biasa Mischa makan di freezer. Besoknya, dia dapati anggurnya udah kaya batu saking kerasnya. Oma ketawa ngeliat tingkahnya Mischa. "Makany jangan sekali-kali mencoba mencelakakan Fitri. Saya yang akan membalasnya."
Almoz sedikit berdebat di kamar. Moza kembali ngingetin Aldo buat ga curiga sama Hadi, dan sekarang 2F. Aldo keras kepala dan ga mau denger. Dia ke kantor dengan perasaan kesal. Moza pun cuma bisa diem dan bersabar. Siangnya Kayla telpon, dan ngomongn konflik Hadi-Aldo. Moza ngerti, tapi dia ga tahu lagi gimana bujukin Aldo buat ga curiga lagi. Moza justru minta Kayla yang diskusiin ini sama Hadi biar konfliknya segera selesai. Kayla setuju. Setelah telpon MOza, Hadi dateng ke kamar. Kayla pun bujuk Hadi supaya ngomong yang sebenarnya ke Aldo, bahwa dia ga punya niat buat ngehancurin Almoz. "Biar ga salah paham terus, Di." Hadi menolak halus, "Biar aja Kay, biar gimana pun kebenaran akan muncul dengan sendirinya."

Di kantor, feeling Aldo ga enak, karena Fitri belum juga dateng. "Jam segini aja Fitri belum dateng. Jangan2 dia udah mulai males-malesan karena Farrel ga ada di sini." Meski begitu, dia ttp berusaha nyingkirin perasaan curiganya ke 2F, dia memilih fokus ke masalah Hadi. Ga lama, Farrel dateng dan ngabarin klo Fitri ga bisa masuk karena harus istirahat setelah berobat. Aldo ngerti. Dia juga bilang klo dia berharap Farrel ga beda-bedai Almoz dan Retro. Farrel meyakinkan kalo dia akan kerja secara profesional.
Saat meeting, Farrel mulai ngulik ide-ide Bram. Dia pengen tahu apa ide Bram buat rencana 5 tahun Retro ke depan. Dengan kikuk, Bram merencanakan buat fokus pasang iklan di koran/media cetak. Farrel sedikit sinis menananggapinya. "Ini kan udah zaman modernisasi, Mas. Sekarang orang lebih milih yang bisa mobile, seperti internet. Zaman udah maju, Mas...Mas ram juga harus berpikiran maju dong." Awalnya, Bram sedikit kesal diremehkan gitu, tapi dengan tenangnya dia kasih argumen bahwa sampai kapan pun peran koran ga bisa digantikan dengan media lain. Farrel-Maya dan semua peserta rapat, menerima argumentasi Bram.
Di ruangan, Bram menumpahkan kekesalan pada sikap Farrel di rapat tadi. Mischa dateng sambil tepuk2 tangan tanda kagum dengan ketenangna Bram menghadapi Farrel di rapat tadi. Mischa-Bram kembali remind rencana mereka tentang retro, harta warisan, dan 2F. Tiba-tiba, dari balik pintu, Farrel datang. Mischa curiga Farrel denger semua "obrolannya" dengan Bram... bersambung
Go to Top of Page

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 02 Jan 2009 :  09:06:16  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 41

Farrel negor Mischa yang bolak-balik ga jelas ketemu Bram di ruangan. Mischa berdalih mau nganterin file. "emang ga bisa OB yang ngerjain, atau kamu mau jadi OB?" Mischa diem.

Di kantor, tiba-tiba Aldo didatangi dua orang ga dikenal. Mereka menyampaikan surat peringatan bahwa tanah bangunan Almoz tidak legal dan akan digusur. Aldo memberi tahu Fitri di ruangannya. Fitri kaget.

Aldo menelepon Farrel. Farrel segera ke Almoz. Di Almoz, 2F dan Aldo diskusi tentang masalah tanah bangunan. Lagi-lagi, Aldo curiga ini semua kerjaan Hadi. Farrel ngingetin buat ga berprasangka buruk dulu sebelum ada bukti.

Aldo sangat trpukul mlihat kondisi almoz yang akan digusur. Aldo mnyampaikan kabar itu k moza. Moza kaget mndengar brita itu. Moza g tau hrs brbuat apa untuk mringankan beban aldo.

FF g akah cemas dngn kondisi almoz. Farel bilang klo FF hrs dukung almoz dan mncari jalan kluar masalah ini. Fitri bilang klo mreka hrs brdoa agar almoz mdapatkan yang trbaik. Farel mncium kening fitri dngn lembut.

Aldo g bs tidur. Aldo mndaatangi rumah hadi. Moza g bs brbuat apa2. dirumah hadi, aldo marah2 krn mngira hadi yang brniat mnghancurkan almoz. Kayla yang brdiri disamping hadi, bilang klo dia sangat mndukung hadi dan brkata klo apa yang dilakukan hadi adalah benar. Aldo makin heran.

FF dan aldo mndapati almoz udh disegel. Petugas segel mmberi wktu 1hr untuk almoz mmindahkan barang2. aldo makin marah. Farel mminta nya utk tenang. Saat aldo mau mnelfon hadi, hadi g ngangkat krn sedang meeting. Aldo mnelfon Kayla dan mmberitahu ttng penggusuran almoz. Kayla syok. FF g bs brbuat apa2 utk mnenangkan aldo. Kayla bingung dngn masalah ini. Hadi mnelfon Kayla utk mminta pnjelasan. Hadi bilang klo dia sdang meeting, jd g bs ksi pnjelasan skarang.

Farel mnelfon maya utk mminta ijin stay di almoz, krn kondisinya sngt gawat. Farel brcerita ttng penggusuran almoz k maya. Maya g lupa mngingatkan farel untuk slalu mnjaga fitri. Diluar ruangan maya, bram sedang menguping pmbicaraan mreka.

Bram mnemui farel diruang krjanya, dan brtanya ttng almoz. Farel curiga, dan mminta bram untuk g mngurusi almoz. Bram hampir trsulut emosinya. Farel sndiri mrasa brsalah krn hrs brsikap keras sm bram. Farel brcerita ttng almoz yang akan digusur. Bram mmberikan rasa simpatinya k farel soal almoz. Farel malah mrasa aneh krn dulu bram mnganggap almoz musuh.

Smua karyawan almoz takut klo prusahaan mreka akan tutup. Aldo ikut2an cemas. Fitri mnyarankan agar aldo mmberikan pelurusan atas kabar yang simpang siur bredar ini. Aldo mnjelaskan sbnernya kondisi almoz, dan brjanji akan mncari langkah2 yang efektif dan efisien untuk almoz. Aldo brjanji akan mmberi kejelasan nasib karyawan scepatnya. Fitri mnyarankan k aldo untuk mncari tmpat smentara. Aldo bilang, dana di almoz g cukup. Fitri bilang klo mreka hrs scepatnya mngusahakan untuk mncari pinjaman di bank.

Farel brcerita klo td dia smpet sinis sm bram. Maya mminta farel utk brsabar dan ttp mnjalankan rncana mreka utk mngetes bram. Farel stuju.
Bram mmberi tahu misca kabar soal almoz, bram dan misca senang. Misca brharap agar smua masalah ini akan brimbas k kehamilan fitri.

Fitri dan aldo gagal mndapatkan pinjaman. Aldo g tau hrs brbuat apa. Aldo brcerita k fitri, klo smenjak dia khilangan finza, aldo mnjadi org yang pmarah. Fitri bilang klo Alloh akan mnggantikan kbahagiaan yang udh Dia ambil, dan mnggantikan dngn kbahagiaan yang lebih untuk aldo, yaitu moza dan anak mereka.

Farrel ngetes Bram soal draft budget yang bermasalah. Sebelumnya, Bram pamit pulang duluan, tp buru-buru dicegah Farrel. "Udah mau pulang Mas? Emang kerjaan da selesai." Bram bingung, karena merasa pekerjaannya udah selesai. "Siapa bilang udah selesai. Saya barusan ngecek draft budget. Draft budget apa kaya gini? Retro bener-bener payah setelah saya tinggalin." Dengan tenangnya, Bram bersedia buat ganti dan revisi kalo mmg diperlukan. Bahkan, saat itu juga dia bersedia. Farrel urung, dan memilih besok aj rapat dgn budgeting dan unit manager. Bram setuju. Farrel keluar dan membatin, sejauh ini Bram baik2 aja dan ga ada yang mencurigakan. Masih di dalam, Bram kesel dan bertekad buat melakukan sesuatu biar Farrel bungkam.

Di meja makan, Pa-Bu Iman, Almoz, dan Yugha-Koko makan malam bersama. Aldo terus melamun dan ga makan. Moza yang ngeliat, coba bujuk Aldo buat makan. Aldo ngelak. Moza sekali lagi bujuk Aldo makan, tapi kemudian dia malah marah. "Moz, kalo aku bilang ga mau makan, jangan dipaksa." Moza tersinggung, dan meninggalkan meja makan. Sambil membanting sendok garpu, Aldo juga memilih pergi. Bu Iman segera menyusul Moza. Pa Iman hilang selera makannya, dan mencoba nyusul Aldo. Yugha-Koko saling pandang. "Om Koko, kenapa si Om ALdo sama Tante Moza berantem terus?" Koko jawab, "Ya namanya orang dewasa pasti ada masalah, Yug." Yugha nanya lagi,"Tapi, om koko orang dewasa ga pernah berantem?" Koko beralasan karena dia ga punya partner, jadi ga bermasalah sama orang lain. "Klo gitu aku mau segini terus aja ga mau dewasa biar ga berantem." Koko nasihatin Yugha, bahwa semua orang pasti akan dewasa dan bertambah besar.

Di kamar, Bu Iman coba membesarkan hati Moza yang sedang nangis. Bu Iman berharap Moza bersabar. "Kurang sabar apa aku, ma. Sabar kan juga ada batasnya ma." "Iya mungkin sabar memang ada batsanya...tapi mama berdoa agar kesabaran kamu ga berbatas seperti langit. Kita ga pernah tahu kan batas langit itu sampai mana?" Moza memeluk Bu Iman. Di luar, pak Iman pun coba menasihati Aldo. Aldo ngerasa ga sadar kalo dia udah nyakitin Moza. Dia cuma ga pengen Moza kepikiran sama masalah Almoz dan Hadi, makanya dia ga bicara ke Moza. "Al, istri itu akan merasa dihargai kalo dilibatkan dalam setiap hal." Aldo nyadar dan segera menghampiri Moza di kamarnya. Aldo pengen Moza bersabar mendampingi dia dan menjaga diri dan calon anak mereka. "AL, tanpa diminta pun aku akan selalu jaga anak kita."

Di meja makan, Fitri ngerasa ga enak makan karena masalah Almoz. Farrel membujuk Fitri, "Sayang, ayo dong dimakan..." Fitri bilang dia masih mikirin Almoz, gimana nasib karyawan selanjutnya. Dengan terpaksa, Farrel jawab Almoz harus merumahkan sementara karyawan ALmoz mulai besok. Fitri coba nawarin rumah mereka jadi tempat operasional sementara. "Ya ga bisa dong sayang...bisa2 kita ga keliatan karena tertimbun banyak barang." Fitri ketawa..."Nah, gitu dong senyum. Kamu tu sejak pake behel lucuuu bangett..." Mereka becanda.

Kayla nunggu Hadi sampai tertidur. Hadi membangunkan Kayla. Hadi nanya kenapa Kayla tidur di sofa. "Aku nunggu kamu pulang. Kita kan ada janji buat ngomongin tentang Almoz."Almoz digusur, di. Kamu tahu tentang ini? atau jangan-jangan kamu yang melakukan ini?" Hadi kaget.

Bersambung...
Go to Top of Page

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 02 Jan 2009 :  09:08:42  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 42

Hadi yang mngetahui almoz digusur, marah pd bos mafia itu dan mminta mafia itu g macam2. hadi mngancam mafia itu akan mnjebloskannya k pnjara. Mafia stuju untuk mngikuti kinginan hadi.

Maya mnceritakan soal almoz pada hutama n kluarga. Hutama kaget dan brniat mmbantu almoz.
FF cemas krn almoz akan digusur. FF g smpet mmikirkan ide untuk jalan keluar almoz. Saat itu hutama mnelfon farel dan mnawarkan bantuan. Farel mnolak dngn halus dan brkata klo dia bs handle masalah almoz. FF lega krn hutama brsedia mmbantu.

Aldo n moza juga sama cemasnya dngn FF. aldo juga g mau melimpahkan tanggung jwb soal almoz k FF.

Org yang brencana mnggusur almoz datang. FF n aldo kaget krn mrk msh punya wktu 1 hr lagi. Tp diluar dugaan trnyata almoz g jadi digusur. Smua merasa senang.

Farel brtemu maya dan bram. Farel mmberi tahu klo masalah almoz sudh selesai. Bram merasa kesal. Farel brencana ingin mmbicarakan proposal yang dibuat oleh bram. Maya bilang klo harga dlm proposal itu trlalu tinggi, n maya mngira bram mau mark up harga retro. Bram kaget mndengar kata2 maya. Farel juga mulai curiga dngn bram, apa bram sudah brubah, atau blm.

Aldo mnelfon hadi untuk mngabarkan ssuatu. Tp hadi sudh bs mnebak klo almoz g jd digusur. Aldo kaget.

Mischa datang ke ruangan Bram, dan merencanakan sesuatu yang besar.

Maya ngajak Bram pulang, tapi Bram nolak dan dengan sok mellownya bilang kynya Farrel ga suka sama dia krn kerja di retro. Lebih baik dia keluar dan ga tinggal sama Maya lagi, karena keluarganya juga keliatan ga suka sama dia. "Gak usah yang aneh-aneh deh, Mas." Maya memilih pulang duluan.

Aldo mmberitahu moza klo almoz g jd digusur. Moza mrasa bahagia.

Di meja makan rumah Hutama, semua ngumpul kecuali Bram. Lia nanyain kemana Bram. Kata Maya dia masih di kantor. Tiba-tiba, HP Maya bunyi, dan ada sms dari Bram yang bilang dia ga akan balik ke rumah. Maya ga usah cari dia lagi. Maya berkaca-kaca matanya, tp tetep nyimpen kesel. Maya kasih tau isi smsnya, keluarga kaget. Dalem hati, Maya bertanya apa sebenrnya maunya Bram. Bertindak seenaknya tanpa mikirin keluarga dia. Maya tahu kemana Bram kabur.

Maya nyusul Bram ke apartemen tempat dulu dia diungsikan. "Keluar, Mas. AKu tahu kamu di dalam." Bram keluar. Maya langsung semprot Bram dengan bilang Bram kaya anak kecil, ngambekan dan kabur. Bram bilang klo Maya cm ngomel2 mending dia pulang. Saat Bram nyinggung keberadaan Farrel di Retro, dengan ketus Maya jawab, "Makany jadi orang tu biasa aja ga usah aneh-aneh dan berlebihan. Farrel juga ga akan bersikap gitu klo kamunya ga macem2. Udah sekarang mo pulang nggak? Kasian dong sama keluarga saya yang ngawatirin kamu." Bram ga nolak.

Sampe di rumah, Bram minta maaf atas tindakannya. Hutama coba nenangin Bram dengan bilang klo ada masalah jgn kabur2an lebih baik diomongin. Farrel ngerasa bersalah. Bahkan, dia rela kalo harus keluar dari retro biar Bram bisa tenang. "Lagian, lebih gampang klo d retro cm ada satu leader kan?" Maya-Hutama nolak, dan ngerasa ini bukan jalan keluarnya. Bram sempet seneng sebelum akhirnya kecewa lagi krn permintaan Farrel ga disetujui.

Mischa-Bram ngumpet2 rembukan lagi rencana mereka. ternyata, mulai skrg Bram pengen "kerja" sendiri dan ga melibatkan Mischa. "Cara kamu tu lama. mending aku kerja sendiri, kamu kerja sendiri. Lihat, siapa yang berhasil." Mischa dongkol. Di tengah-tengah percakapan, oma datang. Mereka kaget dan lagi-lagi ngeles soal pembicaraan mrk. Mischa bilang dia cm nenangin Bram, klo Farrel ga mungkin bersikap negatif sama dia. Oma nyamber, "Eh, Mis...daripada ngurusin org lain...mending kamu cari cara yg lebih brilian buat 'ngelahirin' anak kamu itu." Oma pergi. Bram senyum2 ngejek liat Mischa. "Bener tu, Mis...mending cari cara buat ngeluarin anak itu." Mischa tambah dongkol.

Norman kena semprot Wan Ali yang ngerasa dibohongn soal dukun. Norman ngeles, kalo cara yg dipake Wan Ali salah. "Makanya, besok2 dengerin intruksinya...klo di suruh mandi ya mandi, jgn buat cuci muka airnya." Wan Ali cm ngangguk2.

Bram kembali bujuk Maya agar Farrel ga kerja di Retro lagi. Meskipun, dengan cara halus, Maya tetep ga bergeming. Bram sedikit putus asa ngebujuk Maya. Maya malah membatin.."ngapain Mas Bram pengen banget Farrel keluar dari retro?" Akhirnya, Bram memilih pulang dan main sama Alif. Maya berubah jadi ceria dan membolehkan Bram pulang duluan. Maya ngerasa Bram beda klo soal Alif. "Dia bisa jadi ayah yang baik untuk Alif. Ga mungkin Mas Bram jahat sama Alif." Di sisi lain, Bram mulai akan memanfaatkan Alif buat neken Maya.

Di taman rumah hutama, Bram main sama Alif. Tiba-tiba, orang yg dulu dia bayar buat jadi satpam boongan muncul dar i pagar. bram kaget, dan cari tahu ngapain orang itu dateng. "Saya butuh uang Pak, anak saya sakit." Bram marah, dan ngelarang orang itu dateng seenaknya. Akhirnye, terpaksa dia kasih kartu nama biar "satpam" itu bs ngasih tau klo ada perlu. Bram juga kasih uang ke "satpam" itu. Fitri lihat, dan nanya, "Siapa Mas??" Bram-"satpam kaget...

Bersambung...
Go to Top of Page

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 02 Jan 2009 :  09:10:12  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 43

Bram mngenalkan satpam bayaran k fitri. Fitri hanya trsenyum dan brtanya knp g diajak masuk. Bram bilang satpam itu lg butuh uang krn anaknya lg sakit. Bram bilang klo dia g mau pamer sm kluarga soal kbaikannya. Saat fitri udh pergi, bram memarahi satpam itu.
Fitri brcerita ttng satpam itu pd kluaga hutama. Smua makin trpukau sm tingkah bram. Tp fitri, maya, n oma malah curiga sm sikap bram. Masing2 larut dlm pikirannya sndiri2.
Aldo bahagia krn skarang bs fokus ngurus almoz. Moza trus kasi support. Bu asih n pak iman bahagia melihat anak2 mreka rukun.
Fitri brcerita k oma ttng feelingnya soal bram. Oma juga mrasakan hal yang sama dngn fitri. Oma juga brcerita klo bram pnh brbicara serius sm misca. Fitri brharap bram g mmpunyai niat jahat dngn kluarga.
Oma bilang k fitri klo dia ingin mmbongkar kbohongan misca. Fitri melarang krn takut farel marah klo tahu fitri dan oma mnyembunyikan hal ini. Oma dan fitri spakat untuk g mmbongkarnya, krn yakin Alloh yang akan mmbongkar kbohongan itu. Saking asik ngobrol, Farel udh mnjemput fitri. Oma mminta FF utk g pulang. Farel brtanya apa fitri mau tinggal smlm disini. Fitri bilang dia g tega liat farel sndirian. Tp farel malah mmbalas omongan fitri, dngn bilang klo fitri yang nntinya bakal ksepian. Fitri trsenyum dan bilang bukan dia yang akan ksepian, tp dede bayi…ketiganya trsenyum ceria.
Bram trus mncoba myakinkan maya klo niat dia bner2 tulus. Tp maya makin mrasa bram brlebihan. Bram trus mnerus myakinkan maya. Tp dalam hati dia juga minta maaf sm maya, krn mnjadikan maya alat untuk merebut smua harta hutama, juga alat untuk mmbalas dendam sm farel.
Saat sarapan, fitri brcerita soal satpam itu k farel. Juga ttng kcurigaan fitri k bram. Lagi2 farel mlarang fitri untuk brprasangka buruk. Fitri malah mnggoda farel, jangan2 fitri punya cita2 trpendam ingin mnjadi detektif. Farel bilang k fitri klo dia prcaya bram g akan mnyakiti hati maya, dan sbg istri, farel mminta fitri untuk prcaya sm dia.
Saat sarapan, aldo keukeu klo hadi yang salah atas pnggusuran almoz. Kata2 aldo solah mmbela hadi. Aldo marah k moza. Aldo bilang klo insting dia kali ini soal hadi g akan salah.
Hadi brcerita k Kayla klo almoz g jd digusur. Kayla bahagia, dan mminta hadi untuk trus terang klo niatnya salam ini baik k almoz. Hadi g mau, dan prcaya klo dia g salah.
Bram, brcerita ttng satpam dan fitri. Misca mmojokkan bram. Misca mnyuruh bram untuk mmberi satpam itu uang yang banyak dan mminta satpam itu untuk pergi jauh. Bram mngingatkan misca ttng rncana mreka. Misca mmpunyai rencana untuk mmbayar org, untuk mmbuat kacau almoz, smpe mmbuat fitri kguguran.
Bram pura2 mnelfon fitri, utk mmastikan farel dan aldo g ada di kantor. Stelah itu mreka mnjalnkan rencana. Misca sgera mnyuruh orng2nya k almoz.
Preman bayaran itu mmbuat almoz kacau. Fitri mncoba mnenangkan preman2 itu dngn mngacam akan mlaporkan mreka k polisi. Preman marah dan mndorong fitri. Bruntung farel n aldo sadar dan sgera mngusir preman2 itu. Farel mlihat fitri pingsan dan trgeletak dlantai. Farel trlihat sangat cemas dan takut dngn kondisi fitri. Dngn mata brkaca2 farel mncoba mnyadarkan fitri.
Fitri brsandar lemas dipelukan farel. Dngn cemas, farel mnanyakan kadaan fitri. Farel mngajaknya untuk pulang, tp fitri g mau krn msh bnyak pkerjaan. Farel mminta fitri untuk nurut, krn farel g mau trjadi ssuatu sm fitri dan anak mreka.
Aldo mncoba mnenangkan karyawan. Aldo brjanji akan mngembalikan almoz sperti smula.
Preman bayaran itu mlaporkan smuanya k misca klo mreka udh brhasil mngacaukan almoz, dan mmbuat fitri jatoh. Misca mngira fitri kguguran. Preman mminta bayaran lebih k misca. Krn g bs brbuat apa2, misca akhirnya mmberi imbalan lebih k mreka.
Dirumah, farel merawat fitri, mngambilkan air minum. Mmberinya obat dan penguat kandungan. Fitri bilang, klo perhatian farel lah yang mmbuat fitri cpt smbuh. Farel minta pngertian fitri krn dia hrs balik lagi k kantor. Fitri sangat mngerti klo farel sibuk dan mminta farel untuk sgera kmbali k kantor. G lupa fitri mncium tangan farel.
Di prjalanan farel brfikir keras ttng kcemasannya klo hrs mninggalkan fitri sndirian di almoz, yang kondisinya sdng brbahaya.
Aldo datang k almoz untuk minta pnjelasan kjadian yang barusan, juga soal fitri. Hadi yang g tau apa2 kaget. Aldo brtekat akan mnjebloskan hadi k pnjara. Tp hadi mngusir aldo, dan justru menantang klo aldo g akan bs mnemukan bukti apapun untuk mnjatuhkan hadi.

Farel pergi k rumah hutama. Dia ingin brbicara serius dngn maya dan kluarga. Farel mngutarakan niatnya untuk mundur dr retro. Smua kaget, tp farel punya alasan sndri mngapa dia milih konsen k almoz, dan juga prtimbangan ttng fitri. Maya dan kluarga maklum dan mngikhlaskan farel mundur dr retro, wlopun dlm hati maya msh khawatir ttng bram. Bram dan misca senang mndengar kputusan farel.
Fitri yang sedang brbaring, senang mlihat kdatangan farel. Farel trus mnggoda fitri. Fitri bilang dia juga kangen sm farel. Farel datang dngn ice cream utk fitri. Fitri senang dan sgera memakannya. Farel brcerita klo dia udh resmi mundur dr retro dan fokus k almoz, jd fitri g perlu lagi bkerja di almoz. Farel bilang, skarang yang trpenting adalah fitri dan anak mreka. Fitri nurut apa kata farel.
Saking mnikmati ice cream, fitri g sadar klo dia makan sampai belepotan.
Farel hanya bs trsenyum mlihat tingkah lucu fitri.
Saat makan malam, oma mnyarankan maya agar mnemani misca priksa k dokter, dan USG. Smua kluarga stuju. Diluar dugaan misca mau diajak k dokter dan mminta maya mnemaninya.

Bersambung…
Go to Top of Page

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 02 Jan 2009 :  09:14:33  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 44

Misca kaget mnyadari kcerobohannya. Dia bilang mngkin cm salah ketik. Lia dan hutama mngingatkan misca bt g smbarangan. Oma g ingin ktinggalan buat mncibir misca. Lia bilang k farel, apa dia g ingin lht hasil USGnya, scr itu anaknya juga. Farel trlihat salting. Tp ttp cuex dan g prduli. Fitri hnya trsenyum k arah farel, solah tahu apa yang dirasain farel.
Misca dan bram mmbicarakan misi slanjutna. Misca pnya rencana bt mngadu domba farel dan maya. Bram stuju.
FF pamit pulang. Smua kluarga mngantarnya. Farel mnggoda fitri didepan kluarga. Smua kluarga bahagia krn mlihat FF rukun. Stelah smua masuk, bram cb mndekat sm maya. Maya mnolak. Bram kesal krn mreka g bs sprit FF. maya bilang klo bram g sperti farel, krn farel g pnh mlakukan ksalahan besar kek bram.
Saat mau tidur, fitri bilang klo dia pengen krja lagi dialmoz. Farrel bilang klo dia g pnh ngelarang fitri krja, tp farel msh trauma sm kjadian kmaren. Fitri bilang dia akan mnjaga baik2 anak mreka. Farel janji klo smua udh baik kmbali, dia akan mngijinkan fitri kerja lagi. Farel mmeluk fitri dan mngajaknya utk tidur.
Paginya, saat sarapan, fitri msh mnayakan ttng rncana krjanya. Farel bilang klo dia blom mmikirkannya lagi dan mminta fitri utk g marah. Fitri bilang dia gpp, dia g mau brantem sm farel, krn g enak. Bgitu juga dngn farel yang g mau mreka brantem, krn g kan ada yang akan bikinin dia kopi. Kduanya trsenyum.
Moza mngunjungi fitri dirumah, moza mnanyakan kabar fitri, dan fitri mnceritakan kjadiannya. Moza mngeluhkan aldo yang mnuduh hadi atas kjadian itu. Moza mminta fitri ngomong k farel utk mnasehati aldo. Fitri bilang dia akan coba dan minta moza utk trus sabar.
Saat mngantarkan file utk jamilah, nurman g sngaja mncetuskan sbuah ide utk slogan prushn jamilah. Bos jamilah yang trkesan mnawarkan nurman utk bkerja disana, juga utk kuliah lg.
Klien kecewa sm kinerja retro. Smua itu disngaja sm bram sm misca. Mreka malah mnyuruh klien trsebut utk pindah k almoz.
Aldo mnyuruh org utk memata2in hadi. Hadi yang sadar lngsung mlabrak org itu dan kesal krn trnyata org itu suruhan aldo. Hadi lngsung datang k almoz. Ktika hadi aldo mau brkelahi, farel dtng buat melerai mrka. Farel ikut marah k aldo ktika tahu aldo mnyewa agent untuk mmata2in hadi. Farel minta maaf.
Pak sena mnemui farel dan mngutarakan niatnya utk mmindahkan smua proyek dr retro k almoz. Farel yang kaget skaligus bingung bilang bhwa dia hrs mngkonsultasikan smuanya dulu dngn aldo. Pak sena mngerti.
Aldo msh kesal ttng hadi. Farel dtng dan mnceritakan ttng pak sena. Aldo kesal krn farel msh mikir 2x ttng ini. Aldo minta farel mmbantu almoz spenuhnya. Farel bilang klo itu g etis. Farel ingin mmbicarakan smuanya dulu. Aldo makin kesal sm farel.
Dirumah farel mnceritakan smuanya sm fitri. Fitri juga bingung, tp fitri tahu klo farel mncemaskan maya dan hutama. Fitri mminta farel utk mmbicarakannya baik2 dngn maya. Fitri yakin klo maya akan mmahami smua ini.
Fitri dan farel mlaksanakan sholat brjamaah utk mminta ptunjuk dan mminta kmudahan untuk mngambil kputusan, dan mmbicarakan smua ini dngn maya.
Paginya pak sena nelfon maya utk mmberi tahu bhwa dia udh pindah k almoz. Maya bingung knp saat farel pindah k almoz, klien juga pindah k almoz. Bram brjanji akan mncari tahu knp klien pindah k almoz.
Aldo mnayakan kpastian apa almoz akan mnerima job itu. Farel bilang dia akan ngomong dulu sm maya. Aldo brharap apapun kputusannya, itu smua yang trbaik utk almoz.
Bram mmberitahu maya ttng pnyelidikannya dan mminta maya buat g kaget dan lngsung marah sm farel. Saat itu bram mmfitnah farel sngaja melobi pak sena. Bram bilang klo dia mndapatkan data2 yang mnyatakan farel brhubungan lngsung dngn pak sena. Mndengar kata2 bram maya bimbang dan mulai g prcaya sm farel. Bram senang mlihat smua ini.

Bersambung…
Go to Top of Page

nist02
SI Apprentice



Malaysia
1546 Posts

Posted - 02 Jan 2009 :  09:16:55  Show Profile  Send nist02 a Yahoo! Message Send nist02 a Private Message  Reply with Quote
Episode 45

Misca kaget mnyadari kcerobohannya. Dia bilang mngkin cm salah ketik. Lia dan hutama mngingatkan misca bt g smbarangan. Oma g ingin ktinggalan buat mncibir misca. Lia bilang k farel, apa dia g ingin lht hasil USGnya, scr itu anaknya juga. Farel trlihat salting. Tp ttp cuex dan g prduli. Fitri hnya trsenyum k arah farel, solah tahu apa yang dirasain farel.
Misca dan bram mmbicarakan misi slanjutna. Misca pnya rencana bt mngadu domba farel dan maya. Bram stuju.
FF pamit pulang. Smua kluarga mngantarnya. Farel mnggoda fitri didepan kluarga. Smua kluarga bahagia krn mlihat FF rukun. Stelah smua masuk, bram cb mndekat sm maya. Maya mnolak. Bram kesal krn mreka g bs sprit FF. maya bilang klo bram g sperti farel, krn farel g pnh mlakukan ksalahan besar kek bram.
Saat mau tidur, fitri bilang klo dia pengen krja lagi dialmoz. Farrel bilang klo dia g pnh ngelarang fitri krja, tp farel msh trauma sm kjadian kmaren. Fitri bilang dia akan mnjaga baik2 anak mreka. Farel janji klo smua udh baik kmbali, dia akan mngijinkan fitri kerja lagi. Farel mmeluk fitri dan mngajaknya utk tidur.
Paginya, saat sarapan, fitri msh mnayakan ttng rncana krjanya. Farel bilang klo dia blom mmikirkannya lagi dan mminta fitri utk g marah. Fitri bilang dia gpp, dia g mau brantem sm farel, krn g enak. Bgitu juga dngn farel yang g mau mreka brantem, krn g kan ada yang akan bikinin dia kopi. Kduanya trsenyum.
Moza mngunjungi fitri dirumah, moza mnanyakan kabar fitri, dan fitri mnceritakan kjadiannya. Moza mngeluhkan aldo yang mnuduh hadi atas kjadian itu. Moza mminta fitri ngomong k farel utk mnasehati aldo. Fitri bilang dia akan coba dan minta moza utk trus sabar.
Saat mngantarkan file utk jamilah, nurman g sngaja mncetuskan sbuah ide utk slogan prushn jamilah. Bos jamilah yang trkesan mnawarkan nurman utk bkerja disana, juga utk kuliah lg.
Klien kecewa sm kinerja retro. Smua itu disngaja sm bram sm misca. Mreka malah mnyuruh klien trsebut utk pindah k almoz.
Aldo mnyuruh org utk memata2in hadi. Hadi yang sadar lngsung mlabrak org itu dan kesal krn trnyata org itu suruhan aldo. Hadi lngsung datang k almoz. Ktika hadi aldo mau brkelahi, farel dtng buat melerai mrka. Farel ikut marah k aldo ktika tahu aldo mnyewa agent untuk mmata2in hadi. Farel minta maaf.
Pak sena mnemui farel dan mngutarakan niatnya utk mmindahkan smua proyek dr retro k almoz. Farel yang kaget skaligus bingung bilang bhwa dia hrs mngkonsultasikan smuanya dulu dngn aldo. Pak sena mngerti.
Aldo msh kesal ttng hadi. Farel dtng dan mnceritakan ttng pak sena. Aldo kesal krn farel msh mikir 2x ttng ini. Aldo minta farel mmbantu almoz spenuhnya. Farel bilang klo itu g etis. Farel ingin mmbicarakan smuanya dulu. Aldo makin kesal sm farel.
Dirumah farel mnceritakan smuanya sm fitri. Fitri juga bingung, tp fitri tahu klo farel mncemaskan maya dan hutama. Fitri mminta farel utk mmbicarakannya baik2 dngn maya. Fitri yakin klo maya akan mmahami smua ini.
Fitri dan farel mlaksanakan sholat brjamaah utk mminta ptunjuk dan mminta kmudahan untuk mngambil kputusan, dan mmbicarakan smua ini dngn maya.
Paginya pak sena nelfon maya utk mmberi tahu bhwa dia udh pindah k almoz. Maya bingung knp saat farel pindah k almoz, klien juga pindah k almoz. Bram brjanji akan mncari tahu knp klien pindah k almoz.
Aldo mnayakan kpastian apa almoz akan mnerima job itu. Farel bilang dia akan ngomong dulu sm maya. Aldo brharap apapun kputusannya, itu smua yang trbaik utk almoz.
Bram mmberitahu maya ttng pnyelidikannya dan mminta maya buat g kaget dan lngsung marah sm farel. Saat itu bram mmfitnah farel sngaja melobi pak sena. Bram bilang klo dia mndapatkan data2 yang mnyatakan farel brhubungan lngsung dngn pak sena. Mndengar kata2 bram maya bimbang dan mulai g prcaya sm farel. Bram senang mlihat smua ini.

Bersambung…


Go to Top of Page

nia_ryanti
~SI Moderator



Indonesia
1620 Posts

Posted - 12 Feb 2009 :  15:40:43  Show Profile Send nia_ryanti a Private Message  Reply with Quote
sekarang udah bebas kerja
suka juga nonton nih sinet
seruuuuuuuuuu

apalagi klo liat mischa teraniaya
menghibur banget deh pokoknya

kak nist thanks
sinopsisnya


...Senyumlah...

...kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah...


Go to Top of Page

arnold_1711
SI Newbie



Indonesia
1 Posts

Posted - 27 Feb 2009 :  22:07:20  Show Profile  Send arnold_1711 a Yahoo! Message Send arnold_1711 a Private Message  Reply with Quote
koq udah nggak ada yang review lagi ya???
Go to Top of Page

nia_ryanti
~SI Moderator



Indonesia
1620 Posts

Posted - 20 Mar 2009 :  16:56:44  Show Profile Send nia_ryanti a Private Message  Reply with Quote
waaaaaaaaah
sepi
padahal sinetnya makin seru loh
cuman sedikit ga suka aja
farrel jadi galak gitu


...Senyumlah...

...kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah...


Go to Top of Page
Page: of 5 Previous Topic Topic Next Topic  
Previous Page
 New Topic  Reply to Topic
 Printer Friendly
Jump To:
Sinetron Indonesia © Sinetron Indonesia Go To Top Of Page
This page was generated in 1.84 seconds. Snitz Forums 2000
RSS Feed 1 RSS Feed 2
Powered by ForumCo 2000-2008
TOS - AUP - URA - Privacy Policy
ForumCo Free Blogs and Galleries
Signup for a free forum or Go Banner Free