Sinetron Indonesia
Sinetron Indonesia
Home | Profile | Register | Active Topics | Active Polls | Members | Private Messages | Search | FAQ
Username:
Password:
Save Password
Forgot your Password?




 All Forums
 Bicara Sinetron, Drama dan Film
 Bicara Sinetron dan Film Indonesia
 Pengantin Remaja ....!!!
 New Topic  Reply to Topic
 Printer Friendly
Next Page
Author Previous Topic Topic Next Topic
Page: of 13

ivens
SI Apprentice


Indonesia
501 Posts

Posted - 30 Oct 2006 :  14:56:35  Show Profile Send ivens a Private Message  Reply with Quote
Pengantin Remaja




Yellow.... semuanya
Ada sinetron terbaru neh..
Aku sih semangat banget nunggu sinetron ini….. apalagi yang main… Christian Sugiono…. Ya ampuuun.. sumpah ya ganteng buanget… oops… hehehe.

Mungkin ada yang suka juga ???
Silakan masuk kesini aja... !!
Dipersilahkan, monggo, siapa saja boleh kok... !!!
Bebas, tanpa iuran muka dan biaya lainnya... hehehe alias gratis !!

Mau ngeriview... silakan...
Mau Nge-Post.... apalagi itu, sangat diperbolehkan (hehehe… )
Mau ngomongin pemainnya or karakternya juga boleh kok
Disini tempatnya...!!! (Deuh... promosi banget deh...)

Jangan lupa ya ...
Episode perdana ”Pengantin Remaja” tayang hari ini
Senin, 30 Oktober 2006 Jam 19.00
Hanya di RCTI... oke


Selamat Nonton



Peace
............... iven’s



COWOK IMPIAN

Baca Cowok Impian & c0w0k_!mP!@n...! Part 2Yuk….!!
(Daftar Page Episode) klik aja di => http://sinetron.forumco.com/topic.asp?TOPIC_ID=129&whichpage=1


Cowok_Impian_2

Episode 17 (Page 1), Episode 18 (Page 3), Episode 19 (Page 5), Episode 20 (Page 6), Episode 21 (Page 7)


Edited by - ivens on 03 Jan 2007 08:29:08

Google AdSense

USA
Mountain View


ivens
SI Apprentice



Indonesia
501 Posts

Posted - 30 Oct 2006 :  15:10:35  Show Profile Send ivens a Private Message  Reply with Quote
Pengantin Remaja


Waktu Tayang :
Setiap Senin, Pukul 19.00 WIB

Cast :

Christian Sugiono sebagai Fabian
Alysa Soebandono sebagai Amel
Arie. K. Untung sebagai Om Hardi
Kinaryosih sebagai Vina
Fuad Zulkarnaen sebagai Erik
Hanna Hasyim sebagai Ibu Amel
Anna Pinem sebagai Ibu Farida
Umar Lubis sebagai Ayah Fabian



Sutradara :
Desiana Larasati

Penulis :
Audi Mudzaki

Produser :
Leo Sutanto

Design Produksi :
Heru Hendriyarto, Indrayanto Kurniawan




Sinopsis Global



AMELDA dan FABIAN sudah dijodohkan sejak mereka masih sangat kecil dulu, oleh kakek-kakek mereka yang bersahabat. Tapi sayang, kedua keluarga yang sudah bersepakat ini, terpisah jarak.

Sekarang... Amel duduk di bangku SMU. Dia sangat terobsesi dengan perjodohan itu, dan ia yakin kalau jodohnya itu seorang laki-laki ganteng yang romantis. Sementara itu ERIK, teman satu SMU-nya yang sangat tergila-gila pada Amel. Segala cara dilakukan Erik untuk bisa dekat dan mendapatkan cinta Amel.

Hal yang sama juga terjadi pada Abi (nama panggilan Fabian), yang sangat yakin, kalau jodohnya adalah seorang perempuan yang cantik dan anggun.

Dan jodoh memang tidak kemana! Susah mencari-cari, ternyata... Abi dan Amel justru bertemu tak sengaja, ketika mereka sedang tergesa dan bertabrakan.

Tapi tak seperti yang diharapkan, Abi yang mengimpikan jodohnya seorang gadis yang anggun, ternyata Amel terlalu cuek dan kekanakan. Bahkan Amel bisa dikategorikan siswi yang troublemaker. Sebaliknya, Amel juga kecewa, karena Fabian jauh dari kesan pangeran impiannya, hanya guru BP yang kaku dan ketus kalau diajak ngobrol.
Mereka, Abi dan Amel jadi sering ribut. Apalagi, mereka harus menutupi hubungan ini dari murid-murid sekolah dan guru-guru.

Baru belakangan, Amel merasakan kalau sebetulnya Abi romantis dan baik hati juga. Yang akhirnya sering membuat Amel cemburu, karena Bu Farida (guru killer yang sering menghukum Amel) jatuh cinta juga pada Pak Fabian. Belum lagi Arin dan Tita –temen-temen Amel-- yang juga pada naksir karena Abi memang muda dan ganteng.

Amel yang tadinya berpikir ulang untuk menerima perjodohan itu, akhirnya malah kepingin segera menikah. Sayangnya, Abi justru ingin menunda bahkan kalau perlu membatalkan pernikahananya karena ingin mengembangkan karirnya.

Amel jadi kelimpungan. Satu-satunya jalan, adalah dengan menemui kakek Fabian (karena kakek Amel sudah meninggal), yang membuat kesepakatan perjodohan itu, untuk mendesak Abi segera menikahinya.

Tapi halangan lain datang lagi ketika VINA (kakaknya Fabian) baru datang dari sekolah di Australia. Begitu Vina tau kalau jodoh adiknya itu cewek manja dan kekanakan, Vina pun menentang, tidak setuju. Vina malah menjodoh-jodohkan Abi dengan ANGGUN, temannya, yang menurutnya lebih sesuai. Anggun tidak menampik.

Anggun mendapat bantuan dari Vina untuk bisa dekat dan bertemu Abi. Sedangkan Amel, yang tanpa dukungan, Karena belakangan, mamanya Amel juga meminta Amel mundur dari perjodohan itu. Sanggupkah Amel sendiriaan memperjuangkan jodoh-nya ini?



peace
............... iven's





COWOK IMPIAN

Baca Cowok Impian & c0w0k_!mP!@n...! Part 2Yuk….!!
(Daftar Page Episode) klik aja di => http://sinetron.forumco.com/topic.asp?TOPIC_ID=129&whichpage=1


Cowok_Impian_2

Episode 17 (Page 1), Episode 18 (Page 3), Episode 19 (Page 5), Episode 20 (Page 6), Episode 21 (Page 7)


Edited by - ivens on 30 Oct 2006 17:31:47
Go to Top of Page

KheddiR
~SI Moderator



Singapore
749 Posts

Posted - 30 Oct 2006 :  19:53:45  Show Profile Send KheddiR a Private Message  Reply with Quote
yellow...
hehehe... ikutan ye...


hmmm...
setelah membaca sinopsisnya...
jadi teringat ama drama korea 'Bride 18' dech...
sama tuh jalan ceritanya...


tapi nggak pa2...
tetap nonton...
kerna ada Alyssa...
huehehehe...


ivens...
ada review untuk episode perdananya nggak???
aku nggak nonton tadi...
lagi diluar...


itu pun kalo ada lah...
makasih sebelumnya ya...



I can't promise you that I will always be strong BUT I do promise you that I will laugh and cry with you
I can't promise you that I will not hurt your feelings sometimes BUT I do promise you that I will be completely honest with you
I can't promise you that I will not have many different moods BUT I do promise you that I will share all my thoughts and feelings with you
Most of all... I do promise you that I will love you. And please always know that... I love you more than anything else in the world...
Go to Top of Page

adhie21
SI Apprentice



Indonesia
1248 Posts

Posted - 31 Oct 2006 :  05:36:52  Show Profile Send adhie21 a Private Message  Reply with Quote
boleh gabung ya....please...???
salut buat tian & icha baru episode pertama aja cemistrynya udah berasa pokonya sinetron ini bAgus bgt gw suka ama yang jadi temenya amel tuch waktu di marahin ibu guru gara2 cabut dari jam pelajaran terus dia ngomong begini ( capek dech )
Go to Top of Page

rykea
~SI Moderator



Indonesia
2900 Posts

Posted - 31 Oct 2006 :  06:40:26  Show Profile Send rykea a Private Message  Reply with Quote
Ivens... ikutan gabung juga ya...
walaupun aku udah nonton My Little Bride tapi aku tetep semangat buat nonton sinet ini.
episode pertama kemaren lucu juga... apalagi tian ganteng bgt! hehehe...
Go to Top of Page

sara
SI Protege



Indonesia
328 Posts

Posted - 31 Oct 2006 :  12:02:58  Show Profile  Send sara a Yahoo! Message Send sara a Private Message  Reply with Quote
wah, gwjuga kemarin nonton tuh sinetron nya. gw demen sama christian nya, hehehe. waduh, jam 7 lagi ya, masa Senin - Rabu mesti pulang buru2 terus, hehehe

Go to Top of Page

ivel
SI Protege



Indonesia
254 Posts

Posted - 31 Oct 2006 :  16:04:15  Show Profile Send ivel a Private Message  Reply with Quote
Yellow ivens..hehe..

ikutan gabung boleh ya...!!!

smlm aku ntn juga tuch...lucu bgt...betul kata adhie..tian sm icha chemistrynya dpt bgt..garis besar jalan critanya emang rada mirip MY LITTLE BRIDE..tp ke depannya...kita liat nanti..smoga aja gak garing...
Go to Top of Page

ivens
SI Apprentice



Indonesia
501 Posts

Posted - 01 Nov 2006 :  07:27:56  Show Profile Send ivens a Private Message  Reply with Quote

NB : Sori sebelumnya.. !! aku ketinggalan 2 bagian (2 sesi iklan) soalnya kepotong waktu perjalanan pulang 15 menit pertama.

Pengantin Remaja

Episode 1 / 30 Oktober 2006 / 19.00/ RCTI


Amel adalah cewek SMU yang rada cuek dan sedikit badung. Bersama dengan empat sahabatnya, Tita, Arin, Yola dan Sesi, Amel selalu melakukan kebiasaannya untuk ngerjain orang-orang yang ada di sekolah. Mulai dari murid baru, guru sampai satpam sekolah.

Wati yang anak baru juga kena sasaran Amel cs. Tapi sayang, baru juga mau melancarkan aksinya (menggencet) anak baru itu, mereka keburu ketahuan Bu Farida (Guru Perawan Tua yang paling killer). Bu Farida marah-marah atas perbuatan Amel cs, dan menyuruh mereka untuk membongkar isi tas dan memeriksanya. Bu Farida justru tertarik sama buku harian Amel dan menyuruh Amel membacanya. Nah... dari buku harian itulah semua teman-teman Amel mengetahui kalau ternyata Amel sudah dijodohkan. Saking penasarannya teman-teman Amel mengejar-ngejar Amel untuk tahu kelanjutan ceritanya lebih lanjut, tapi Amel tetap berusaha untuk menghindar. Tapi Amel lengah, tanpa sengaja ia bertubrukan dengan seorang cowok ganteng yang jalan dihadapannya. ”Bruuuk... ” keduanya pun terjatuh. Amel dan cowok ganteng itupun saling beradu pandang (suit.. suit..!). Sang cowok pun akhirnya tersadar dan bangkit, kemudian ia mengulurkan tangannya dan menolong Amel untuk bangun.

Pak kepala sekolah mempersilahkan Fabian untuk masuk ke ruangan kerjanya yang baru. Jabatannya adalah sebagai guru BP. Sementara di lain tempat, Amel dan keempat temannya sedang ngumpul di belakang halaman sekolah. Salah satu teman Amel mengeluarkan beberapa batang rokok. Rencananya sih untuk iseng-iseng doank. Amel gak kelewatan juga ditawari merokok, tapi ia menolaknya, karena menurutnya itu adalah hal gila apalagi kalau sampai ketahuan. Tiba-tiba Arin hendak mengikat rambutnya , ia meminta tolong Amel untuk memegang rokoknya sementara.

Dan disaat itulah Fabian yang sedang mengecheck keadaan lingkungan sekolah melihat ada asap ngebul dari balik tembok belakang sekolah. Amel cs pun akhirnya ke-gep (ketahuan) oleh Fabian. Fabian langsung menegur mereka, kontan teman-teman Amel pun kelabakan dan langsung menyembunyikan tangan mereka yang masih memegang rokok di balik badan mereka, kecuali Amel yang saking terpananya melihat wajah Fabian yang sangat familiar. Amel teringat akan cowok yang pernah bertabrakan denganya kemaren. Begitupun dengan Fabian ia terpana saat melihat Amel, dan sama-sama teringat akan cewek yang pernah bertabrakan dengannya kamaren juga.

Tapi Fabian cepat menyadari kalau mereka, termasuk juga Amel adalah murid-murid sekolah yang sedang melakukan pelanggaran sekolah, Fabian pun langsung membawa mereka keruangannya. Fabian memarahi merea, dan mereka pun mencoba mengelak termasuk Amel, apalagi ia merasa kalau ia tidak merokok melainkan hanya memegangnya saja. Kontan saja Amel menangis tersedu-sedu di hadapan Fabian saat ia menyerahkan surat panggilan untuk orang tua kepada Amel.

Amel pulang kerumah dengan mengendap-ngendap, tapi gak berapa lama Ibu Amel keluar dengan marah-marah karena melihat jam pulang Amel yang kelewat malam, Ibu mengira kalau Amel pasti habis dihukum karena iseng ngerjain guru atau temannya lagi disekolah. Ibu juga bilang kalau sikap Amel harus berubah karena bila dipandang oleh calon suami Amel akan dinilai tidak baik. Amel juga sempat menolak atas perjodohan ini, karena masalah ini juga yang menjadi fikiran Amel jadi ruwet dan gak keruan di sekolah. Ibu juga mengingatkan tentang pesan Kakek Amel sebelum meninggal dulu, bahwa Amel tidak boleh menikah dengan orang lain, selain dengan Calon suami yang telah dijodohkan dengannya, hingga suatu saat nanti sang calon suami datang dengan membawa buku agenda merah yang sama dimiliki oleh keluarga Amel. Amel pun hanya bisa terdiam memandang foto almarhum kakeknya.

Sementara di rumah Fabian, Om Hardi (Adik papanya Fabian = Seumuran dengan Fabian) mengatakan bahwa ia sudah menemukan jejak keluarga Amel yang tinggal di Jakarta. Om Hardi juga mengajak Fabian untuk segera bertemu dengan Amel dan Ibunya. Tapi Fabian menolak dengan alasan malu. Fabian pun menyarankan Om Hardi untuk bertemu terlebih dahulu baru kemudian mengajaknya dan mengadakan janji untuk bertemu dengan keluarga Amel. Dan Om Hardi pun menyetujuinya.

Amel mengendap-ngendap hendak keluar rumah, tapi keburu ketahuan Ibu yang sedang menjahit. Ibu melarang Amel pergi, tapi Amel beralasan kalau ia hendak pergi ke ulang tahun temannya, tapi ibu tetap melarang Amel. Disaat yang sama itulah pintu rumah Amel diketuk, ternyata sang tamu adalah Om Hardi. Om Hardi menyerahkan Buku Agenda merah kepada Ibu Amel, Amel pun kaget dan mengira kalau Om Hardi adalah calon suami yang dijodohkan dengannya, tapi Om Hardi menjelaskan bukan dia melainkan Fabian keponakannya. Om Hardi pun mengajak Amel dan Ibunya untuk mengadakan pertemuan dengan Fabian di Restoran.

Amel datang dengan menggerutu, berkali-kali ia ingin pulang kembali tapi Ibu tetap menariknya untuk masuk ke restoran. Om Hardi dan Ibu Amel masing-masing diperkenalkan secara bergantian, dan betapa kagetnya Amel begitu tahu bahwa calon suami yang diperkenalkan kpadanya adalah, cowok yang pernah bertabrakan dengannya, sekaligus guru BP marahin karena salah paham. Begitupun juga dengan Fabian yang gak kalah kagetnya begitu tahu kalau cewek yang dijodohkan dengannya adalah cewek ingusan, sekaligus muridnya disekolah, yang baru saja bikin onar kemaren. Fabian menampakan wajahnya yang puas melihat Amel kesal, dengan tersenyum nyindir, dan Amel pun membalasnya dengan tampang muka marah.

Fabian mengatakan kalau perjodohan ini harus difikir ulang karena kemaren ia melihat Amel merokok di sekolah. Om Hardi yang sedang makan pun langsung tersedak, sedangkan Ibu lagi-lagi marah karena mengira Amel benar-benar merokok. Amel dengan keras membantahnya dengan alasan kalau ia hanya memegang rokok itu. Amel yang marah bangun dan kursi dan langsung berkata kalau ia dengan tegas menolak perjodohan tanpa dipikir ulang lagi, Fabian yang mendengarnya pun gak kalah sengit.

”Kamu fikir kamu siapa” Ucap Fabian Marah
”Lah... Kamu fikir, kamu itu siapa, orang kamu Cuma guru BP kok, jangan pernah mimpi deh untuk nikahin aku” Ucap Amel lebih marah lagi.

Ibu Amel mencoba melerai pertengkaran antara Fabian dan Amel. Tapi Amel yang kesal langsung meninggalkan meja makan itu. Tapi sebelum Amel sempat jauh Fabian menarik tangan Amel untuk segera kembali duduk, dan mengatakan kalau ”jangan bertingkah seperti anak kecil”

Dengan tampang bete Amel sedang duduk di bangku koridor sekolah bersama 4 temannya yang lain. Dan Erick yang melihatnya pun langsung mendekati Amel. Erick memberikan sekuntum bunga sepatu yang dipetiknya di halaman sekolah, tapi Amel lagi-lagi menolaknya, ia masih kesal dengan kejadian di restoran tadi malam. Tapi Erick terus membuatnya kesal dengan rayuan-rayuan gombalnya, sehingga membuat Amel untuk pergi dan menghindari Erick. Tapi sesaat kemudian Amel berfikir dan tersenyum, ia pun kembali menemui Erick dan bersedia menerima bunga pemberiannya asal dengan satu syarat, Erick harus menuruti permintaan Amel, dan Erick pun setuju.

Di ruangan Fabian, Erick dan Amel datang dengan menyodorkan kedua tangan mereka yang memakai sepasang cincin. Fabian yang bingung pun menanyakan apa maksud mereka. Erick menjelaskan kepada Fabian bahwa dia dan Amel telah bertunangan dan akan segera menikah, dan melarang Fabian untuk mengganggu Amel lagi. Amel pun tersenyum puas. Tapi Fabian tidak kehabisan Akal, ia menyuruh Erick dan Amel untuk segera keluar dari ruangannya dengan ancaman kalau bila ada murid yang melakukan tindak kurang ajar terhadap guru akan mendapatkan sanksi hukum cambuk atau mungkin dikeluarkan dari sekolah. Erick pun menjadi takut dan segera keluar dari ruagan Fabian meninggalkan Amel. Kini berbalik Fabian yang tersenyum puas kepada Amel.

Amel kesal karena Erick meninggalkannya sendirian di ruangan Fabian tadi. Erickpun minta maaf dan berjanji akan terus menjaga Amel, tapi Amel tidak mau memaafkannya, dan mengatakan kalau tadi ia hanya pura mengatakan pacaran dengan Erick di depan Fabian, Erikpun kaget dan meminta pejelasan kepada Amel, tapi Amel malah langsung menonjok muka Erick dan meninggalkannya. Teman-teman Erick marah atas perlakuan Amel terhadap Erick. Mereka mencari Amel di kelasnya tapi sayang Amel tidak ada disana, melainkan hanya dan keempat temannya.

Amel pulang dengan menggerutu. Berkali-kali ia mengingat perjodohannya dengan Fabian yang tak lain adalah guru BPnya disekolah. Amel berteriak ”kesal” dengan kecangnya. Tanpa Sadar kalau Fabian memperhatikannya. ”Kesal kanapa” tanya Fabian tiba-tiba. Amel pun heran melihat Fabian berdiri didepan rumah dengan hiasan rumput di tembok. Fabian bertanya kenapa Amel baru pulang, tapi Amel malah balik bertanya kenapa Fabian ada ”disitu”. Fabian bilang kalau rumahanya memang disekitar sini.

Tiba ada sekelompok anak SMU yang memakai topeng memanggil-manggil nama Amel. Fabian pun langsung menarik tangan Amel untuk bersembunyi. Fabian bertanya kepada sekelompok anak SMU tadi kenapa malam-malam masih berkeliaran. Tapi anak-anak SMU itu langsung memukul Fabian, Amel hendak melerai perkelahian itu, tapi untungnya Fabian bisa mengatasinya, dan gak berapa lama mobil patroli polisi datang menghampiri mereka dan menangkap sekelompok anak-anak SMU tadi yang ternyata adalah teman-teman Erick.

Teman-teman Erick meminta maaf kepada Fabian kaerna telah mencoba mengeroyoknya tadi. Pak Polisi pun menanayakan kenapa anak-anak SMU ini bisa babak belur. Amel bilang kalau mereka baru saja dihajar oleh Fabian dengan karatenya. Tapi Fabian langsung menutup mulut Amel agar tidak banyak bicara lagi. Pak Polisi heran melihat tingkah Fabian dan Amel (yang aneh-aneh gimana gitu....!!), dan menanyakan sebenarnya ada hubungan apa antara mereka berdua, ”apakah kalian pacaran?” tanya Pak Polisi. Amel dan Fabian terdiam sesaat sebelum akhirnya Fabian mengatakan kalau Amel adalah calon istrinya. Pak Polisi pun kaget karena melihat Amel yang masih berseragam SMU tapi sudah mempunyai calon suami yang dewasa. Tiba-tiba salah seorang polisi menyapa Fabian, ternyata mereka saling kenal, karena dulu Fabian pernah mengajar karate di kantor polisi itu, dan Amel pun tercengang karena ternyata Fabian memang benar-benar jago karate.

Fabian mengaja Amel makan Ice Cream di sebuah Cafe. Mereka nampak asik saling bertukar mencoba rasa ice cream. Ice cream Fabian rasa coklat sementara Amel rasa strawbery. (Bayangin coba, mereka bisa seakrab ini setelah seringnya bertengkar... hmm... memang pasangan aneh!!). Fabian menyuapi Amel Ice cream rasa coklat, sementara Amel sendiri bilang kalau ice cream rasa strawberry miliknya lebih enak, Fabian pun penasaran dan ingin mencobanya. Amel pun balik menyuapi Fabian, tapi oops... ice cream Amel membuat ngilu luka di bibir Fabian bekas pukulan teman-teman Erick tadi.

Amel pun mencoba menyeka ice Cream di luka Fabian (deuh... perhatian bener..!!^_^). Fabian dan Amel saling berpandangan mata, Fabian mencoba memegang tangan Amel (Romantis banget... jadi ngiri nih !! T_T) tapi Amel melepaskan tangannya dan keadaan pun kembali seperti biasa.

Amel bertanya pada Fabian apakah mereka benar-benar akan segera menikah. Tapi Fabian menjawab kalau Amel tidak usah memikirkan tentang pernikahan dulu, tapi sebaliknya Amel harus lulus sekolah dulu karena Amel masih kecil, dan Fabian pun ingin berkarier dulu. Amel juga bilang kalau mana mungkin ia mau menikah dengan Fabian karena ia sudah punya calon sendiri. Fabian penasaran dengan calon Amel, dan mengira kalau orang itu adalah Erick. Amel mengelak habis-habisan dan bilang kalau calonnya itu bukan Erick melainkan orang lain tapi Amel enggan menyebutkan siapa orang itu. (bohong nih ye !!!). Fabian bilang kalau Amel jangan terlalu percaya kepada laki-laki.

”Amel... kamu jangan percaya sama semua perkataan laki-laki, karena rata-rata laki-laki itu gak bisa dipercaya” ucap Fabian
”Berarti Amel gak boleh percaya sama Abi (panggilan Amel kepada Fabian) donk...!! Abi khan laki-laki” Ucap Amel polos, Fabian pun bingung dengan kepolosan Amel sambil menggaruk kepalanya.
”Bukan, maksudnya laki-laki secara umum, kamu harus hati-hati sama mereka” Ucap Fabian lagi.
”Kalau gak boleh percaya sama cowok, berarti Abi itu cewek donk” Jawab Amel. Dan lagi-lagi Fabian kebingungan harus ngomong apa ke Amel.
”Ya... Abi cowok lah, maksudnya Abi, amel jangan percya sama laki-laki selain Abi” Lanjut Fabian tegas.

Tapi menolaknya karena menggangap Fabian egois. Amel pun meninggalkan Fabian sendirian, dan Fabian pun mempersilahkannya asal Amel memang benar-benar berani pulang sendiri. Tapi gak berapa jauh Amel tersandung dan jatuh, Fabian segera menghampiri Amel untuk menolongnya. Lagi-lagi mereka saling pandang (deuh jeulous neeh...). Tapi Amel menolak bantuan Fabian karena merasa malu, walaupun sebenarnya lututnya terluka. Fabian menjadi khawatir dan mengikuti Amel dari belakang. Fabian dan Amel jadi kikuk, tidak tahu harus ngomong apa dan bersikap bagaimana. Lutut Amel masih terasa sakit, Amel mencoba menyekanya. Fabian pun sebenarnya masih khawatir, Fabian mencoba mendekati Amel dan menanyakan apa lututnya masih sakit, tapi lagi2 Amel menghindar, Amel menyetop taksi dan Fabian membukakan pintu untuk Amel. Sebelum Amel pergi Fabian berpesan kalau Amel harus ingat pesan Fabian yang tadi. Taksi pun berjalan, dan Amel meninggalkan Fabian seorang diri di Restoran.

Bersambung .......................


Peace
...................... iven’s




COWOK IMPIAN

Baca Cowok Impian & c0w0k_!mP!@n...! Part 2Yuk….!!
(Daftar Page Episode) klik aja di => http://sinetron.forumco.com/topic.asp?TOPIC_ID=129&whichpage=1


Cowok_Impian_2

Episode 17 (Page 1), Episode 18 (Page 3), Episode 19 (Page 5), Episode 20 (Page 6), Episode 21 (Page 7)

Go to Top of Page

ivens
SI Apprentice



Indonesia
501 Posts

Posted - 01 Nov 2006 :  07:59:17  Show Profile Send ivens a Private Message  Reply with Quote

Yellow….semuannya

Makasih ya udah pada gabunk….
Mudah-mudahan nih sinet seru seperti apa yang aku bayangin deh…

@ Khedir

Mirip sama “Bride 18” ya… wah aku malah blom nonton tuh
Hehehe… maklum jarang dirumah..

Review perdananya udah tuh
Selamat membaca ya… semoga berguna
Maaf klo kurang lengkap

@ Adhie

Iya… iya betul…Chemistry mereka emang dapet banget
Secara dipandang dari segi umur mereka yang beda jauh
Di sinet atau aslinye emang beda jauh…. Tapi mereka klop buanget
Jadi iri neh….

@ Rykea

Christian emang ganteng banget disitu
Alysa-nya juga lucu banget…
baru kali ini aku liat acting Alysa “Hidup” dan penuh ekspresi

@ Sara

Iya… mainnya lagi2 jam 19.00
Agak kesorean sih… tapi mendingan ketimbang DUA HATI dulu mainnya jam 18.00 sama sekali gak bisa nonton
Sara Senin – Rabu pulang buru2 terus, tapi klo Aku
Senin, Rabu & Jumat, harus ngebut klo pulang
Hehehe

@ Ivel

Boleh-boleh kok Vel
Ya mudah-mudahan aja nantinya gak garing, malah makin seru… amin
Namanya juga jiplakan, pasti akan terus dibanding-bandingin sama Aslinya deh
Tapi aku seneng karena dah bisa lihat Christian terus yg ganteng


Peace
……………. Iven’s



COWOK IMPIAN

Baca Cowok Impian & c0w0k_!mP!@n...! Part 2Yuk….!!
(Daftar Page Episode) klik aja di => http://sinetron.forumco.com/topic.asp?TOPIC_ID=129&whichpage=1


Cowok_Impian_2

Episode 17 (Page 1), Episode 18 (Page 3), Episode 19 (Page 5), Episode 20 (Page 6), Episode 21 (Page 7)

Go to Top of Page

KheddiR
~SI Moderator



Singapore
749 Posts

Posted - 01 Nov 2006 :  08:18:00  Show Profile Send KheddiR a Private Message  Reply with Quote
quote:
Originally posted by ivens

@ Khedir

Mirip sama “Bride 18” ya… wah aku malah blom nonton tuh
Hehehe… maklum jarang dirumah..

Review perdananya udah tuh
Selamat membaca ya… semoga berguna
Maaf klo kurang lengkap


hallooo ivens...
makasih reviewnya...


waaahhh...
baru episode pertama udah seru ya...
aku akan usahakan untuk nonton dech minggu depan...
hehehe...


tapi kamu akan tetap usahakan reviewnya kan???


I can't promise you that I will always be strong BUT I do promise you that I will laugh and cry with you
I can't promise you that I will not hurt your feelings sometimes BUT I do promise you that I will be completely honest with you
I can't promise you that I will not have many different moods BUT I do promise you that I will share all my thoughts and feelings with you
Most of all... I do promise you that I will love you. And please always know that... I love you more than anything else in the world...
Go to Top of Page

ivel
SI Protege



Indonesia
254 Posts

Posted - 01 Nov 2006 :  10:48:33  Show Profile Send ivel a Private Message  Reply with Quote
Yellow ivens...
vens,aku mau ngasih picnya icha ma tian nih..


icha cantik ya...


walaupun gaya rambutnya rada culun (menurut aku loch) tapi ttp ganteng kan..hehe..
Go to Top of Page
Page: of 13 Previous Topic Topic Next Topic  
Next Page
 New Topic  Reply to Topic
 Printer Friendly
Jump To:
Sinetron Indonesia © Sinetron Indonesia Go To Top Of Page
This page was generated in 3.53 seconds. Snitz Forums 2000
RSS Feed 1 RSS Feed 2
Powered by ForumCo 2000-2008
TOS - AUP - URA - Privacy Policy
ForumCo Free Blogs and Galleries
Signup for a free forum or Go Banner Free